Oleh: Pdt. S Manullang, S.E
Pimpinan Sidang GPI Sei Putih Tengah-Medan, Pembina Biro Pemuda Kota Medan Sekitarnya

Yakobus 5 : 6-b “Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.”

Setiap orang Kristen sebagai pengikut Kristus tentu sudah familiar dengan DOA, karena Yesus telah memberikan perhatian tersendiri dengan doa yaitu sebagai sarana komunikasi antara kita dengan Allah yang hidup yang teladannya telah Dia berikan ketika Dia berdoa kepada Bapa.

Namun tidak sedikit orang Kristen yang menganggap bahwa doa hanya sekedar upacara keagamaan atau formalitas ibadah yang tidak mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan ini padahal di sisi lain, Yesus telah mengajarkan betapa Bapa mendengar ketika kita berdoa kepadaNya, dan hal sangat disayangkan. Doa dapat menembus dimensi apapun dalam kehidupan, baik disadari maupun tidak disadari manusia sendiri, bahkan dalam batin seseorang, peran dan kuasa doa sangat menentukan.

Firman Tuhan dalam nats di atas sudah sangat gamblang dan lugas menyatakan bahwa “Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.” Kalau demikian, doa yang bagaimana yang disebut berkuasa, dan apa saja yang perlu kita perhatikan ketika kita berdoa dan apakah yang yang disebut dengan keyakinan akan doa kita dan apa yang menjadi dasarnya ?

1.   Doa harus didasari oleh kebutuhan
Seseorang tidak akan merasakan kuasa doa jika tidak didorong oleh rasa BUTUH, karena doa yang kita ucapkan akan sangat dipengaruhi oleh kebutuhan kita akan pertolongan Tuhan, hal ini dapat kita temukan dalam 1 Samuel 1 : 10-11, ketika Hana butuh kehadiran seorang anak, doanya sungguh-sungguh dan hal ini tidak disadari oleh orang disekitarnya termasuk Imam Eli

2.   Doa harus didasari keyakinan
Ketika kita berdoa, kita harus yakin akan doa kita karena ketikda yakinan akan doa tidak akan menghasikan apa-apa bagi kita. Hal ini ditegaskan dalam Matius  21: 22 yaitu “Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya."

3.  Doa harus didasari oleh penguasaan diri dan ketenangan
kehidupan doa kita sangat dipengaruhi oleh kondisi jiwa, karena dari dalam jiwa lahir doa yang diucapkan lewat mulut kita seperti Daud yang bermazmur bagi Tuhan yang mendatangkan pertolongan dari Allah.  Emosi dan kepribadian kita memerlukan penguasaan diri dan ketenangan sehingga doa kita sampai kepada Tuhan. Dalam I Petrus  4: 7b dikatakan “Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.”

4.   Doa harus didasari oleh Firman Tuhan
Apa saja yang kita doakan harus selaras dan sesuai dengan Firman Tuhan karena apa yang kita minta akan diberikan oleh Tuhan dimana Firman Tuhan menjadi standardnya.  Yesus memberikan suatu standard akan doa yaitu yang tertulis dalam  Yohanes  15: 7 “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firmanKu tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.” Jadi jika kita ingin berdoa, renungkan dan yakinkan apakah permohonan doa kita tersebut sudah sesuai dengan Firman Tuhan

5.   Doa harus didasari oleh kesadaran menjauhi kejahatan dan meninggalkan dosa.
Sewaktu datang dalam doa kepada Tuhan, mohon ampun atas segala dosa dan meninggalkan kejahatan , karena doa akan mengajak anda meninggalkan dosa tetapi sebaliknya dosa akan mengajak anda meninggalkan doa.  Baca Yesaya 59:2 tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.

Tuhan akan hadir dalam kehidupan doa kita jika kita berbalik dari segala dosa dan kejahatan yang sering membebani kita.  Firman Tuhan dalam Ibrani  12: 1 berkata “Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.”

Dengan memperhatikan dan menerapkan prinsip di atas dalam kehidupan doa, niscanya Tuhan akan menolong kita sehingga doa yang kita minta dan serukan akan dijawabNya dan ketika jawaban itu hadir dalam kehidupan kita maka kita akan merasakan doa yang berkuasa, AMIN

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Renungan" Lainnya

Yang palsu didiri kita.....

Jenny, gadis cantik kecil berusia 5 tahun dan bermata indah. Suatu hari ketika ia dan ibunya sedang pergi berbelanja ia melihat sebuah kalung mutiara ..... [Read more]




Semut dan Lalat

Semut & Lalat Beberapa ekor lalat nampak terbang berpesta diatas sebuah tong sampah didepan sebuah rumah. Suatu ketika anak pemilik rumah keluar d..... [Read more]




BERKAT DALAM KERUKUNAN

Indahnya Kerukunan     Maz. 133: 1 “Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama..... [Read more]




Rumah Tangga Kristen

  Rumah tangga Kristen   <!--[if !supportLists]-->  I.      <!--[endif]-->PENDAHULUAN Makalah ini..... [Read more]




Yoel 2 : 28

Yoel 2 : 28...Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia, maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat; orang-orangmu yang tua akan ..... [Read more]